Kamis, 02 Agustus 2018

Sajak Bangun Pagi


Pagi yang mendung
Aku jadi malas bangun
Problematika berputar-putar di kepala
Membuat ciut sang raja hati

Lantas kemudian...
Suara ngaji di siang hari
Menuntun ku kembali kejalan thian
Sembari diam hatiku terus berzikir

Engkau...engkau...engkau....
Begitu terus sampai berubah menjadi
Aku...aku...aku...
Yang menenggelamkan qalbu

Seketika tenaga singkang ku meningkat
Peredaran darah keotak lancar seolah tol jalan
Dada pun lapang
Tak sesak seperti hari kemarin

Aku cabut senjata ku
Seruling juga kipas
Dan akhirnya aku tergeletak tak sadarkan diri
Di tikam hawa nafsu ku sendiri

Oh... thian
Ampuni...
Ampuni hamba